Sejak awal turunnya, Al-Qur'an telah memberikan tantangan kepada manusia untuk membuat sesuatu yang semisal dengannya. Bahkan manusia diminta untuk mencoba membuat satu surah saja yang serupa. Namun hingga kini, tantangan itu tidak pernah mampu dipenuhi oleh siapa pun.
Pada masa Nabi Muhammad ﷺ, bangsa Arab dikenal sangat ahli dalam sastra dan syair. Mereka mampu membuat puisi yang indah dan pidato yang memukau. Akan tetapi ketika Al-Qur'an dibacakan, para ahli bahasa tersebut terdiam karena menyadari bahwa susunan kata, kedalaman makna, dan keindahan bahasanya berada di luar kemampuan manusia.
Keistimewaan Al-Qur'an juga terlihat dari kandungannya. Ia memuat petunjuk hidup, hukum, kisah umat terdahulu, serta pelajaran yang tetap relevan sepanjang zaman. Meski telah dibaca dan dipelajari selama lebih dari 1400 tahun, Al-Qur'an tetap terjaga keasliannya dan tidak berubah sedikit pun.
Karena itulah umat Islam meyakini bahwa Al-Qur'an adalah mukjizat terbesar Nabi Muhammad ﷺ dan bukti bahwa kitab ini benar-benar berasal dari Allah. Hingga hari ini, tantangan untuk menandingi Al-Qur'an tetap terbuka, namun tidak ada manusia yang mampu melakukannya.
